Pengalaman mengurus sendiri mutasi STNK dan BPKB.

IMG_20150808_105131

Karena saya berganti alamat KTP dari Jakarta ke BSD (Kabupaten Tangerang), otomatis STNK dan BPKB mobil saya pun harus ganti alamat. Anda heran kenapa BSD kok masuknya Kab Tangerang dan bukannya Kota Tangerang Selatan? Well perbatasan Tangerang Selatan dan Kab Tangerang itu terletak di sungai Cisadane, dan komplek saya ( The Icon) terletak di sebelah barat Cisadane, dan itu sudah merupakan wilayah Kab Tangerang. Begitu pula dengan mal Aeon dan ICE, semuanya termasuk wilayah Kabupaten Tangerang:)

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mengurus sendiri mutasi STNK dan BPKB:

  • Menyiapkan KTP, STNK dan BPKB mobil lama anda, perbanyak menjadi 5 set ( Lebih baik kebanyakan daripada kekurangan)
  • Harus sabar dan datang sepagi mungkin. Samsat buka mulai jam 08.00.
  • Jangan malas atau malu bertanya.
  • Bawa bolpen sendiri!

Begini prosedur yang saya jalani untuk mengurus sendiri mutasi STNK dan BPKB antar Samsat ( tapi masih dalam 1 Polda)

Hari ke 1, 8 Agustus 2015, Samsat Polda Metro Jaya ( Semanggi, masuk dari SCBD)

  1. Melakukan cek fisik di Samsat Polda Metro Jaya ( Semanggi, Jakarta). Karena KTP saya Kab Tangerang, cek fisik ini hanya bisa dilakukan di Samsat Polda Metro atau Samsat Balaraja, belum bisa dilakukan di Samsat Bersama BSD yang terletak di Civic Center seberang Soto H Mamat. Anda harus memastikan terlebih dulu dimana BPKB anda sebelumnya dicetak daripada nanti harus bolak balik pindah tempat. Untuk BPKB Jakarta Barat bisa dilakukan di Samsat Daan Mogot, Selatan bisa di Polda Metro, Timur bisa di Kebon Nanas, Utara dan Pusat bisa di Gunung Sahari. Usahakan datang pagi selagi masih sedikit antrian. Samsat buka jam 08.00.
  2. Saya memilih untuk cek fisik di Samsat Polda agar setelahnya saya bisa langsung memasukan berkas saya untuk mutasi. Cek fisik ini gratis, tapi kalau anda mau memberikan tips ke petugas, rasanya tidak ada yang keberatan juga kok, 10ribu cukup lah. Sehabis cek fisik, bawa berkas hasil cek fisik ( plus STNK asli, fotocopy STNK dan fotocopy KTP) ke loket di area cek fisik dan tunggu sampai selesai di legalisir. Prosesnya tidak lama, sekitar 15-20 menit.
  3. Setelah berkas dikembalikan, saya fotocopy hasil cek fisik tersebut dan saya menuju ke loket mutasi di gedung Biru (Ditlantas) lantai 2 untuk meminta form mutasi keluar daerah. Ada petugas ( biasanya polisi) yang akan meminta berkas legalisir cek fisik beserta STNK asli, fotocopy KTP dan fotocopy BPKB. Susun semua form tersebut dengan rapi, kalau perlu di staples, agar berkas tidak tercecer. Sesudah itu petugas memberikan form yang harus saya isi, jangan malu untuk bertanya jika ada yang tidak anda pahami. Sesudah mengisi form, berikan form tersebut ke petugas yang akan memeriksa. setelah ok semuanya, saya menuju ke loket BRI di lantai 1 untuk membayar pendaftaran mutasi, biayanya Rp 75.000.
  4. Satukan semua berkas plus bukti pembayaran ke BRI, terus masukan ke loket mutasi. Tunggu sampai nama saya dipanggil petugas loket dan saya diberikan secarik kertas untuk pengambilan berkas mutasi. Pengambilan berkas diambil setelah 5 hari kerja.
  5. Hari pertama selesai, total waktu yang saya butuhkan 2 jam. Total biaya yang dikeluarkan Rp 85.000 ( Tips cek fisik dan bayar form mutasi ke BRI)

Hari ke 2, 22 Agustus 2015, Samsat Polda Metro Jaya.

  1. Dokumen yang disiapkan adalah kertas buat pengambilan berkas.
  2. Naik ke lantai 2 gedung Ditlantas dan menuju loket mutasi, serahkan kertas pengambilan berkas ke petugas loket lalu tunggu sebentar. Setelah dipanggil, ambil berkasnya terus bawa ke lantai 3 untuk mengurus fiskal. Lama proses fiskal ini sekitar 10-15 menit, tergantung banyaknya antrian. Sangat disarankan untuk datang sepagi mungkin.
  3. Urusan fiskal beres, langsung ke bagian arsip di basement. Tunggu 10 menit selesai.
  4. Urusan di Polda beres untuk masalah STNK. Total waktu 1 jam, total biaya Rp 0.

Hari ke 2, 22 Agustus 2015, Samsat Balaraja.

  1. Keluar dari Samsat Polda, saya langsung ke Samsat Balaraja. Lewat tol dalam kota, sambung tol Jakarta-Tangerang, sambung tol Tangerang – Merak. Keluar di exit Balaraja Timur. Lama perjalanan 50 menit, Samsat Balaraja terletak tidak terlalu jauh dari exit tol.
  2. Sampai di kantor Samsat Balaraja langsung ke bagian belakang untuk parkir mobil dan cek fisik. Serahkan semua berkas yang kita dapat dari bagian Arsip di Polda sebelumnya ke loket cek fisik. Tunggu sekitar 10 menit saja nama saya langsung dipanggil, kemudian bawa berkasnya ke loket mutasi kendaraan di gedung bagian depan. Loketnya paling pojok.
  3. Setelah memasukan berkas ke loket mutasi, petugas akan cek dan memberikan formulir untuk diisi. Jangan lupa bawa bolpen sendiri. 10 menit setelah saya menyerahkan formulir, saya diberikan secarik kertas untuk pengambilan STNK baru  (disatukan dengan BPKB lama)
  4. STNK bisa diambil 3 hari kemudian. Total waktu 1 jam, total biaya Rp 0.

Hari ke 3, 25 Agustus 2015, Samsat Balaraja.

  1. Jam 08.00 pagi sudah sampai di Samsat Balaraja. Menuju ke loket 3 untuk menyerahkan kertas pengambilan. Setelah itu menunggu di loket pembayaran STNK untuk pembayaran pajak STNK. Prosesnya sebentar, hanya 15 menit. Setelah bayar dan mendapatkan STNK baru, menuju ke belakang gedung untuk pengambilan plat nomor baru. Nomornya baru.
  2. Serahkan STNK ke petugas loket dan tunggu nama kita dipanggil. 15 menit saja sudah beres, saya diberi plat nomor baru yang catnya masih baru:)
  3. Urusan di Samsat Balaraja sudah selesai. Total waktu 1 jam, total biaya (pajak) Rp 1.408.000.

Hari ke 4, 29 Agustus 2015, Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya.

  1. Dokumen yang dibawa : Fotokopi STNK baru, Fotokopi BPKB, Fotokopi KTP, BPKB Asli dan fotokopi legalisir cek fisik.
  2. Mengantri di pintu masuk untuk ambil nomer antrian. Semua berkas akan dicek disini, setelah semua ok baru kita akan diberikan nomer antrian. Sebaiknya datang pagian karena antrian perubahan BPKB ini panjang sekali. Saya datang pukul 9 pagi dan sudah ada 300 nomer antrian sebelum saya. Pengambilan nomer antrian ditutup pukul 10 pagi. Nomer antrian ini sangat penting, jadi simpanlah baik-baik.
  3. Disebelah kiri pintu masuk ada petugas dengan mesin cetak besar, berikan berkas kita ke petugas tersebut. Petugas tersebut kemudian akan scan BPKB kita untuk kemudian akan ada formulir pengurusan BPKB yang akan tercetak secara otomatis. Satukan formulir tersebut dengan semua berkas kita, serahkan ke petugas loket. Dan kemudian tunggu sampai nomer antrian kita dipanggil.
  4. Karena saya hanya pindah Samsat, saya tidak dikenakan biaya apapun.
  5. Setelah nomer antrian dipanggil, berikan semua berkas ke petugas loket. Kemudian dia akan memberikan kita secarik kertas untuk pengambilan BPKB yang sudah direvisi. Di kertas itu sudah tercetak tanggal berapa kita bisa mengambil BPKB. Informasi yang saya dapat adalah jika hanya pindah alamat, BPKB tidak dicetak ulang lagi.
  6. Hari ke 4 selesai. Total waktu 2 jam, total biaya Rp 0.

Hari ke 5, 13 September 2015, Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya.

  1. Untuk pengambilan BPKB yang sudah diperbarui, dokumen yang harus dibawa adalah kertas pengambilan BKPB yang sudah dberikan sebelumnya, fotokopi KTP dan fotokopi STNK. Satukan ketiganya dan taruh di loket nomer 3. Tunggu nama anda dipanggil.
  2. Hari ke 5 selesai, total waktu 1 jam, total biaya Rp 0.

Proses mutasi STNK dan BPKB ini sebetulnya mudah dan murah. Hanya saja kebanyakan dari kita sudah merasa malas dan enggan duluan. Dalam proses pengurusan ini, beberapa kali saya melihat para manula masih mengurus sendiri surat-suratnya. Hebat sekali, anda jangan kalah dong:)

 

 

134 Comments

Mau tanya pas agus,,, kmrin saya udh urus smua balik nama di samsat””” trus skg stnk atas nama saya”” tapi buku BPKB masi atas nama tangan pertama” petugas bilang”” bsok kamu ganti BPKB baru di polda metro jaya,,
Na pertayaan saya”’ saya harus bawa apa aja ksna” biar saya ga lupa bawa n bolak balik.. TQ

Terima kasih pa agus …mau tanya kalo perpanjangan stnk tanpa ktp yang asli karena mobil sekon di samsat bakar aja bisa tidak? Terima kasih ….sekalian tanya kalo pencabutan berkas mutasi mau balik nana dari tangerang balaraja ke jawa tanpa bawa mobil untuk cek fisik bisa tidak?

Kayaknya gak bisa fotocopy pak, dan bisa bantuan cek fisik juga di Samsat terdekat, jadi mobil gak perlu dibawa ke Jawa:)

Terimakasih pak infonya, kebetulan saya mau mutasi motor saya dari jakarta ke tangsel (pamulang) apakah harus ke balaraja juga atau bisa di samsat ciputat yah itu?

wah bermanfaat sekali, saya jg baru pindah dr jakarta ke kab.tangerang, dan mau mutasi stnk dan bpkb nih. nah saya mau nanya, jadi saya menyerahkan arsip dr polda yg dijakarta itu ke samsat BSD atau ke samsat balaraja ya?

Infonya sangat jelas dan memotivasi saya untuk mengurus STNK sendiri… Saya pernah membaca bahwa tahun lalu Pak Agus memperpanjang STNK di samsat BSD secara online dengan KTP Tangerang… Apakah prosedur seperti itu masih bisa dilakukan? Yaitu dengan KTP Tangerang (baru pindah dari Jakarta) di samsat Balaraja? Mohon pencerahannya, Pak…

infonya memberikan saya pencerahan kebetulan saya baru pindah ke daerah kab. tangerang dan nemu link ini, saya mw tanya tw nya samsat masih satu polda dari mana yah? biar tidak kena cas?

jika di kota saya, biaya untuk permohonan perubahan bpkb di polda dikasih harga Rp 325.000,- untuk kendaraan roda 4, dan pembayaran langsung ke loket tsb tanpa lewat bri. Dan kita tidak diberi kuitansi, hanya slip untuk pengambilan bpkb baru yg akan jadi 7 bulan kemudian. Yang saya masih heran, entah itu biaya resmi atau hanya seperti pungutan liar.

Pak Agus, terima kasih tulisannya, sangat bermanfaat dan membantu saya saat proses mutasi alamat dari jaksel ke kab. tangerang. Tadi pagi saya melakukan tahap ke 4 (ubah alamat di bpkb). Btw, dari tahap ke 1 hingga ke 4 memerlukan waktu 20 hari.

Ini mah bukan cepat lagi. Lima hari mungkin sudah sampai “Bulan” pulang lagi. Kalau di luar negeri mah cuma
2 jam juga selesai. Maka nya kita disini habis waktu untuk yang tidak produktif.
Memang kita masih di jaman naik kuda keliling kota. Haaaa…..

Ini bukan lima hari, tapi lima kali dateng, total durasinya 5 mingguan:)

Saya setuju sih, ini buang-bunag waktu banget. Seandainya kepolisian mau invest rada gede buat alokasi IT nya, pasti enak banget nih.

Mutasi/ balik nama/ perpanjang STNK BPKB semua bisa dilakukan di satu tempat. Yah semoga aja ada perubahan deh ya, amin:)

Se é para apostar, caro Dr. Tavares Moreira, vou pelo palpite do caro Tonibler.Começo a notar que alguns misteriosos silêncios, povoam esta coligação.Já não vou ao Saraiva, ha uns bons 7 ou 8 anos, mas ainda não esqueci o sabor do cabritinho no forno, do bacalhauzinho e das coteletas de cabrito na grelha, assim como do vinho do produtor.

Great info, Pak Agus! Oh iya, rata-rata sepertinya keengganan orang itu bukan masalah soal dokumentasinya sih, lebih kepada kemalasan untuk bolak balik lokasi yang berbeda-beda terutama untuk mutasi ini. Kebetulan saya belum pernah mengalami mutasi, tapi yang beli mobil saya rata-rata minta dikurangi harga untuk biaya mutasinya karena mereka pada pakai biro jasa.

Iya, kebanyakan orang pasti udah males duluan bayangin bolak baliknya. Padahal bisa dilakuin tiap Sabtu pagi, daripada ke mal terus hahaha. Proses juga cepet kok, paling lama sejam an lah kalau kita dateng pagian. Apalagi kalau masih satu Samsat, jauh lebih cepet tuh:)

Mohon tnya pak saya mau balik nama dari daerah kota ke kabupaten…kira” butuh waktu sampai berapa bulan nunggu bpkb keluar…dan ambilnya itu di Samsat kah

Salam pa, sy mau beli motor plat nya tangerang selatan, sedangkan saya tinggal di jakarta timur( . Jatinegara ), trus saya mau balik nama a/n saya, itu mutasi apa sy ms pk plat no tangsel apa uda pindah ke jakarta timur ya pa? Trus sy nanti klw mau bayar pajak di tangsel pa uda di jaktim, krn ini kan plat nya sama2 B, cm wilayah yg beda, mohon penjelasan nya pa, terimakasih

Leave a Reply