10 tahun.

Bulan November ini kartunama.net berusia 10 tahun. Invoice pertama yang kami buat adalah untuk Colliers Indonesia, tanggal 20 November 2006. Sampai akhir tahun itu kami mencetak total 91 kotak kartu nama.

Dalam posting ini saya akan sedikit bercerita tentang bagaimana saya memulai kartunama.net (kn). Lumayan panjang, jadi bersiap ya:)

KN bermula setelah bisnis saya sebelumnya gagal. Setelah perjuangan 2 tahun, bisnis pertama itu saya tutup. Entah karena pasar belum siap untuk produk saya atau karena saya memang bodoh. Kegagalan bisnis pertama itu menyebabkan tagihan kartu kredit saya membengkak dan ditariknya mobil saya oleh dealer karena saya tidak sanggup lagi membayar cicilannya. Sampai hari ini saya masih ingat betapa sedihnya saya saat mengantarkan mobil tersebut ke kantor perusahaan leasing bersangkutan. Saya juga masih ingat janji saya dalam hati untuk membeli mobil sejenis jika keadaan sudah memungkinkan. Peristiwa ini terjadi di akhir Januari 2007, sepulang saya berbulan madu, masa yang harusnya menyenangkan.

Setelah merelakan mobil hasil jerih payah saya yang pertama, saya masih harus memikirkan tagihan kartu kredit yang menggunung. Saya menggunakan kartu kredit untuk membiayai sebagian kebutuhan pernikahan saya. Bukannya saya menyesal, tapi tampaknya timing tanggal pernikahan saya memang sedikit kurang tepat. Kombinasi dari tekanan membangun bisnis sendiri dan menyiapkan pernikahan bisa membuat beberapa orang menjadi gila. Saya beruntung karena  saya memiliki calon istri yang sangat percaya akan mujizat Tuhan.

Pada pertengahan tahun sebelumnya, tahun 2006, saya sempat membeli domain kartunama.net (.com sudah tidak tersedia) setelah saya berdiskusi santai dengan teman di industri yang sama. Kami setuju bahwa kartu nama adalah barang cetakan yang turn overnya lumayan tinggi, dalam artian sering dipesan ulang. Mungkin ini memang jalan dari Tuhan karena ternyata di tahun 2007 saya akan memulai lembaran baru hidup saya lewat domain ini.

Hal yang saya lakukan pertama adalah membuat website untuk kartunama.net. Terinspirasi oleh Google, inilah tampilan website pertama KN

14feb2007

Tapi desain yang berangkat dari salah pemikiran ini tidak bertahan lama. Saya menggantinya karena desain ini tidak “laku”. Dua bulan kemudian saya menggantinya dengan desain dibawah ini

2007later

Sepertinya desain ini lebih menarik untuk pengunjung kartunama.net dibandingkan dengan desain sebelumnya. Desain kedua ini saya bikin sendiri dan membayar 500 ribu kepada freelancer untuk menjadikannya hidup (biaya sudah termasuk biaya hosting setahun)

Perjuangan dimulai.

Memiliki website dan mendatangkan orang ke website adalah dua hal yang sangat berbeda. Adwords belum populer, terlebih lagi Facebook. Jadi jenis pemasaran yang saya lakukan ada 2, spamming dan bagi brosur ( dalam bentuk kartu nama) secara manual.

Spamming email saya lakukan lewat Yahoo Groups. Saya mendaftar ke milis-milis sekretaris dan mulai mengumpulkan email dari sana. Alamat email tersebut saya pilih manual, saya hanya mengumpulkan email yang menggunakan domain kantor, bukan email yang menggunakan @yahoo.com atau email gratisan lainnya. Seminggu sekali saya mengirimkan email tentang servis dari kartunama.net. Hampir setahun saya menggunakan cara ini, dan saat saya berhenti sudah terkumpul sekitar 2.000 alamat email.

Untuk bagi brosur kartu nama, saya dan kurir saya bergerilya di jalur TransJakarta koridor 1. Setiap jam 6 pagi kami sudah standby di jembatan penyebrangan busway. Dari Halte Bank Indonesia sampai Halte Sisingamangaraja. Sedih melihat kartu nama kami langsung dibuang setelah diterima, senang saat kartu nama kami masuk kantong mereka. Selain di jembatan TransJakarta, kami juga membagikan brosur di belakang Wisma BNI 46 ( dari sini kami mendapatkan Amway sebagai klien, sampai sekarang) dan juga area makan siang di belakang WTC dan sekitar. Saat membagikan brosur ini saya harus melupakan rasa malu karena pilihannya adalah malu atau tidak bisa makan. Hal ini kami lakukan sampai akhir 2007.

Blogging dan WordPress.

Tahun 2008 mulai banyak orang yang ngeblog. Ada yang menggunakan Blogger dan ada yang memakai WordPress. Tahun 2008 ini saya mengubah tampilan desain KN supaya lebih mirip blog, agar gampang dibaca dan diperbarui. Saya menggunakan WordPress ( versi 1.6 kalau tidak salah) Begini tampilan website KN di tahun 2008

2008

Yang saya suka dari WordPress adalah saya bisa mengedit sendiri tampilan dan isi dari website KN. Saya banyak mengunggah desain kartu nama dari klien kami untuk mendapatkan kepercayaan dari pengunjung baru karena saya yakin bahwa trust adalah faktor yang sangat penting dalam berbisnis online. Website ini dibuat oleh Mas Catur.

Awal tahun 2009, saya meminta bantuan Dita ( blogger favorit saya) untuk mempromosikan KN ke teman-teman sesama blogger. Dita bersedia membantu dengan menuliskan pengalamannya di link ini, dan boom, postingan ini cepat sekali menyebar di kalangan blogger.

Kombinasi format blog, bloglink dari Dita dan komunitas blogger, dan juga WordPress menjadikan website KN mendapatkan hasil pencarian yang sangat baik di Google Search.

Desain website.

Tahun 2009 saya memutuskan untuk mengubah lagi desain website KN, mungkin karena terlalu banyak membaca Smashing Magazine. Desain tahun 2009 ini masih saya desain sendiri, belum ada budget untuk menyewa desainer khusus. Saya menggunakan jasa dari Andi Saleh untuk menghidupkan desain ini.

2009

Desain ini menarik perhatian madeforyou, waktu itu kami berkomunikasi lewat email kalau tidak salah ingat. Sepertinya dia menawarkan spot iklan untuk blog JurusGrafis (almarhum), sekarang bisa disimak di halaman Mediumnya. Dari komunikasi kami ini, lahir dua desain baru KN di tahun 2010. Richard menyarankan saya untuk memakai jasa Fikri dalam hal slicing dan theming ke WordPress.

2010

Tahun berikutnya saya mengubah lagi desain kartunama.net, masih oleh Richard dan Fikri sebagai eksekutornya, berikut tampilannya.

2011

Desain ini bertahan cukup lama, saya hanya membuat perubahan kecil di tahun 2012 Menjadi lebih minimalis dan lebih mudah dibaca.

2012

Desain tahun 2012 ini bertahan lama, sampai akhirnya kami menggantinya di tahun 2016. Website baru ini juga menandai berakhirnya era WordPress dalam perjalanan kartunama.net (2008-2016).

Masa depan kartunama.net.

Kami belajar banyak sekali dalam 10 tahun kami berbisnis. Bagaimana cara mencetak kartu nama dengan baik dan benar dan (sangat) cepat. Kami belajar bagaimana menghadapi dan menghargai pelanggan dengan berbagai karakter dan kemauannya. Kami belajar bagaimana cara berhemat dan memutar uang kas perusahaan. Kami juga belajar cara menerima rasa kecewa.

Untuk tahun-tahun mendatang, kami akan terus belajar untuk melayani pelanggan kami dengan lebih baik dan lebih cepat.

We are here to stay. Please stay with us:)

 

Good Bye.

Setelah menggunakan WordPress dari versi 1.5, tiba juga saatnya untuk mengucapkan salam perpisahan kepada WordPress. Tentunya bukan blog ini, blog pribadi ini tetap menggunakan WordPress:)

Yang saya maksudkan adalah penggunaan WordPress pada website kartunama.net, dimana saya mencari nafkah dengannya selama hampir 8 tahun terakhir ini.

Alasan utama kenapa saya berpisah dengan WordPress adalah karena kartunama.net membutuhkan beberapa fitur yang rada ribet jika tetap menggunakan WordPress sebagai mesin dibelakangnya. Sistem pemesanan yang lebih stabil/kokoh, promo codes yang dinamis (banyak) dan juga payment gateway yang akan kami terapkan sebentar lagi adalah beberapa alasan yang mendasari keputusan saya ini.

Saya bukan developer WordPress seperti Fikri atau Ivan ( btw these two guys are  one hell of WordPress experts), yang mungkin akan push dan tweak WordPress habis-habisan untuk memenuhi kebutuhan website kartunama.net. Saya hanya berpikir kalau ini saatnya mencoba “backend” baru dengan fitur-fitur yang lebih menjanjikan.

Semoga keputusan saya ini tidak salah ya:)

Pengalaman dengan ATM BCA bermasalah.

Tanggal 16 Agustus saya mencoba menarik uang di ATM BCA Damai Indah Golf BCA. Saldo terdebet (cek di mBCA) tetapi uang tidak keluar, dan mesin menunjukan error message di layar displaynya. Panik? Tentu saja, karena setelah sepuluh tahun lebih menjadi nasabahnya baru pertama kali ini saya mengalami masalah dengan ATM BCA.

Saya langsung menelpon HaloBCA di 1500888 dan menjelaskan kepada CS tentang masalah saya.  Setelah semua data saya berikan, CS mengatakan proses penyelidikan dan pengembalian uang akan dilakukan dalam maksimal 7 hari kerja.

Dan apa yang terjadi setelah 7 hari kerja? Uang saya sudah ditransfer kembali:)

Saya sering membaca berita jika proses pengembalian uang semacam ini biasanya sulit dan berbelit-belit, tapi hal yang saya alami ini berbeda. Mungkin saja hal-hal dibawah ini menjadi penyebabnya:

  • Saya ambil uang di ATM BCA langsung, bukan ATM Bersama atau jaringan bank lainnya. Jika saya tidak di ATM BCA langsung, mungkin proses penyelidikan ini akan jauh lebih lama.
  • Ada CCTV tepat diatas mesin ATM yang saya gunakan. Hal ini mungkin menyebabkan proses penyelidikan jadi lebih cepat.
  • Saya tidak menghalangi CCTV saat menggunakan ATM sehingga proses tidak keluarnya uang bisa terlihat dengan lebih jelas.
  • Saya langsung menelpon HaloBCA segera setelah kejadian.

Apakah anda punya pengalaman berbeda dengan saya?

Pengalaman dengan LG Service Center.

Hari Sabtu kemarin saya mengunjungi LG Service Center yang berada di Panglima Polim, Jakarta Selatan untuk memperbaiki tombol power dari Nexus 5 saya. Jika anda naik KRL, stasiun terdekat adalah Stasiun Kebayoran. Dari situ anda bisa naik Gojek yang biayanya sekitar Rp 12.000.

Saya tiba sekitar pukur 09.30, pengunjung sudah ramai sekali dan saya mendapat antrian nomer 5 dari cycle ke 2. LG Service Center membagi cycle pelanggan per 30 orang, setelah nomer 30 selesai, giliran nomer 1 dari cycle berikutnya yang akan dipanggil. Sepertinya hari Sabtu adalah hari favorit orang untuk membawa barang mereka ke service center, pastikan anda datang sepagi mungkin:)

Ada beberapa tips yang hendak saya bagikan disini:

  • Hari Sabtu adalah hari yang biasanya ramai pelanggan, jadi mekanik tidak akan melakukan service yang melibatkan solder. Kebanyakan hanya menangani firmware.
  • Mereka juga tidak melayani pembelian part pada hari Sabtu, hanya Senin – Jumat.
  • Jika anda hendak menanyakan persediaan suku cadang, anda bisa bertanya ke petugas bagian part yang bertugas disana. Jika barang yang anda tanyakan tidak ada, anda bisa melakukan double check ke mekaniknya langsung. Biasanya ada beberapa fast moving parts yang diambil langsung oleh petugas service dan menyebabkan data ketersediaan barang antara petugas part dan mekanik itu tidak sinkron. Jadi selalu double check lah dengan mekaniknya langsung.
  • Jika sudah terlalu banyak pengunjung, biasanya service ditutup 1 jam lebih awal.

Saya sendiri kemarin lumayan beruntung karena mekaniknya mau mengganti tombol power Nexus saya. Mungkin karena saya berasal dari luar provinsi:)

Mediplus yang (makin) mengecewakan.

Saya tidak habis pikir kenapa asuransi kesehatan yang dulu saya puja-puji di postingan ini bisa berubah menjadi sangat menyebalkan. Apakah ada kebijakan internal perusahaan yang menyebabkan ini terjadi? Atau hal ini memang sudah sesuai prosedur mereka dari dulu?

Kecewa pertama.

Tanggal 15 Juni 2015 saya mengantar Liam anak saya untuk periksa dokter karena batuk yang tak kunjung sembuh. Tidak ada masalah dengan dokter spesialis anak dan klaim obatnya. Masalah timbul saat istri saya mengajak Liam untuk konsultasi dengan dokter spesialis kulit tentang bekas luka di dagu Liam. Dari awal kami sudah memberitahukan kepada petugas Mediplus yang berjaga di RS Bethsaida, saya menanyakan apakah bisa kami berkonsultasi dengan dokter kulit rekanan Mediplus di RS Bethsaida mumpung kami masih disana. Petugas mengiyakan dan membuat surat rujukan ke dokter kulit rekanan tersebut. Setelah menunggu dokter hampir 1 jam, akhirnya bekas luka di dagu Liam diperiksa oleh dokter dan beliau mengoleskan salep anestesi karena sekitar satu jam sesudahnya bekas luka itu harus dibersihkan.

Saat satu jam hampir berakhir ketika petugas Mediplus tersebut datang dan mengatakan kalau perawatan dagu Liam ini tidak dicover karena ini termasuk tindakan kosmetik (untuk alasan keindahan)

Karena jengkelnya saya terhadap pemberitahuan yang sangat terlambat ini, saya langsung menghentikan sang dokter spesialis sebelum bertindak lebih jauh serta mengajak istri dan anak saya untuk langsung pulang. Petugas Mediplus yang ada disana tidak mengatakan apa-apa.

Imbas dari peristiwa ini adalah nama anak saya di blok oleh RS Bethsaida karena saya dianggap belum membayar tagihan. Hal ini baru saya ketahui pada tanggal 1 Maret 2016 kemarin. Setelah saya cek lagi tagihan yang dikeluarkan oleh RS, ada tagihan biaya salep dan jasa dokter spesialis. Membayar biaya salep bukan masalah bagi saya, yang saya tidak terima adalah kenapa saya harus membayar jasa konsultasi dokter spesialisnya. Bukankah petugas Mediplus sudah menyetujui tindakan kami yang akan membawa Liam ke dokter kulit? Bahkan kami sempat juga memperlihatkan bekas luka Liam ke petugas Mediplus tersebut.

mp1aHal penting yang harus anda ketahui adalah walaupun anda sudah direkomendasikan oleh dokter umum untuk berkonsultasi ke dokter spesialis rekanan Mediplus, jasa konsultasi itu tidak akan di tanggung jika tindakan selanjutnya dari dokter spesialis tersebut tidak ditanggung oleh Mediplus. Apakah hal ini ada dalam polis atau website mediplus.co.id? Tidak ada. 

Hal ini bisa dicek di polis mereka

Kecewa kedua.

Belum lama ini saya berkunjung ke RS Siloam mengantar anak saya yang sedang batuk. Ada dokter yang ingin kami kunjungi karena kami belum pernah dan kebetulan jadwal dokter itu cocok dengan waktu kami. Sesampainya disana kami tidak bisa berkonsultasi dengan dokter tersebut karena dokter tersebut membatasi pasien Mediplus.

Saya lumayan kaget dan saya bertanya ke petugas Mediplus apakah memang ada sistem kuota pasien Mediplus untuk dokter rekanan. Petugas Mediplus mengatakan hanya dokter rekanan tertentu saja yang membatasi kuota pasien.

Saya kok susah untuk percaya ya.

Kecewa ketiga.

Setelah bertemu dengan dokter anak lainnya ( pada sore harinya), akhirnya anak saya diminta untuk cek urine di lab. Proses ini berjalan lancar, menunggu 1 jam bagi kami tidak masalah. Yang jadi masalah adalah saat dokter meminta anak kami untuk USG, bagian radiologi menjadwalkan kami untuk USG pada besok malamnya. Sepertinya karena kuota radiologi untuk pasien Mediplus sudah habis untuk hari itu. What the fuck?

Kami sudah hampir seharian di rumah sakit, dan mereka mengharapkan kami untuk datang lagi keesokan harinya. Setelah sedikit berdebat akhirnya bagian Radiologi bersedia untuk melakukan USG pada hari itu juga. Hasilnya keluar 3 jam kemudian. Again, what the fuck?

Yang saya rasakah adalah saat ini Mediplus mengalami penurunan kualitas eksekusi dan produk.

Pesan saya untuk Mediplus, jangan mengubah (mengurangi) produk yang sudah OK karena kalian misalnya mengalami kerugian di tahun sebelumnya. Jangan berikan kami alasan untuk berhenti berlangganan Mediplus.

Update : Premi Asuransi Mediplus ini sudah tidak bisa diperpanjang (2016)

Working space di Aeon BSD.

jjTempat favorit saya untuk bekerja di Mal Aeon BSD adalah Java Jazz Coffee. Wifi lumayan kencang dan stabil, ada beberapa spot colokan, non smoking area dan pretty decent coffee,

Selain Java Jazz, Wifi gratis juga ada di Liberica dan Papa Jack, sayangnya kualitas wifinya kurang ok:).

Jika anda tidak mau masuk ke kafe, anda juga bisa bekerja di area food court di lantai dasar ( Aeon Food Court) atau di lantai paling atas ( Food Carnival). Untuk wifi, anda bisa memakai akses dari wifi.id.  Dengan biaya lima ribu anda dapat 12 jam akses internet. Tidak terlalu kencang, hanya saja cukuplah untuk membalas email atau cek Facebook:)