Pilih Mana, Kartu Nama Virtual atau Kartu Nama Tradisional?

Di tengah pandemi seperti saat ini banyak orang yang ragu dan berhenti untuk mencetak kartu nama dikarenakan sulitnya melakukan tatap muka dengan orang lain dan memberikan kartu nama secara langsung. Meski menjadi salah satu tool penting dalam menjalankan bisnis terutama saat pertemuan bisnis, kartu nama di masa pandemi dinilai tidak terlalu penting dan membuat perusahaan mulai beralih ke kartu nama virtual dalam bentuk “Quick Respons” dan “QR Code” yang bisa ditampilkan ketika melakukan virtual meeting selama pandemi.

Namun, meski sudah ada kartu nama virtual, kartu nama tradisional yang dicetak juga masih banyak peminatnya dan bisa dimanfaatkan untuk hal yang sangat bermanfaat, bukan hanya untuk bertukar kartu nama, tapi juga untuk promosi ataupun meningkatkan loyalitas pelanggan. Lalu, apa manfaat kartu nama virtual dan tradisional?

Kartu Nama Virtual

  1. Biaya Cetak Vs Biaya Langganan
    Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan kartu nama virtual, maka Anda tidak perlu mencetak kartu nama. Anda hanya perlu membuat desain kartu nama tersebut dan menunjukkan QR Code saat melakukan online meeting. Hal ini tentu bisa membantu Anda memberikan kartu nama di masa pandemi, sekaligus membantu Anda menghemat biaya cetak dan bisa dimanfaatkan untuk biaya operasional lainnya. Namun, meski bebas biaya cetak, Anda tetap harus mengeluarkan biaya langganan per bulannya untuk menjamin database kontak yang Anda miliki tersimpan dengan aman di dalam aplikasi tersebut.
  2. Mudah Diberikan saat Meeting Online
    Di masa pandemi seperti saat ini pertemuan bisnis menjadi hal yang sulit dilakukan sehingga memberikan kartu nama secara langsung pun tidak memungkinkan. Karena itulah kartu nama digital ini menjadi salah satu cara tepat ketika ingin bertukar kartu nama di masa pandemi. Di mana, penerima kartu hanya perlu melakukan scaning QR Code dan data kartu nama pun bisa langsung tersimpan di handphonenya.
  3. Kartu Nama Tidak Tertumpuk
    Ketika Anda memilih untuk memberikan kartu nama ke pelanggan atau rekan bisnis, maka mereka tidak perlu menumpuk kartu nama dan bisa mengurangi risiko kartu nama terselip atau terbuang karena tidak disimpan pada tempatnya. Hal ini tentu sangat merugikan ketika Anda telah mencetaknya dengan baik, namun penerima kartu tidak bisa menyimpannya dengan benar.
  4. Kurang Berkesan
    Ketika Anda memutuskan untuk membuat kartu virtual tanpa mencetak kartu nama akan kurang berkesan di mata rekan bisnis. Berbeda ketika Anda memberikan kartu nama digital yang dibarengi dengan mencetak kartu nama. Jadi, bagi Anda yang ingin membuat kartu nama virtual, pastikan juga Anda mencetak kartu nama dan mengirimkannya ke rekan bisnis atau pelanggan yang dibarengi dengan pengiriman produk ataupun layanan yang akan Anda antar dan berikan.
  5. Kontak Bisnis Mudah Hilang
    Meski kartu nama tidak tertumpuk, namun memberikan kartu nama virtual juga berisiko, salah satunya kontak atau database yang berisiko diretas atau dihack. Belum lagi, jika layanan kartu nama virtual tersebut tutup, bagaimana nasib database yang Anda miliki di dalam layanan tersebut?

Kartu Nama Tradisional

  1. Bisa Digunakan Sebagai Media Promosi
    Bukan hanya sekedar kartu nama yang berisi informasi mengenai perusahaan, bisnis, maupun profesional didalamnya. Kartu nama juga bisa digunakan sebagai salah satu media promosi yang tepat untuk bisnis Anda. Misalnya, Anda bisa menambahkan QR Code yang membantu pelanggan untuk mengetahui produk yang dijual, atau Anda bisa manfaatkan kartu nama sebagai food preparation card di tengah pandemi seperti saat ini.
  2. Biaya Promosi yang Terjangkau
    Meski harus mengeluarkan biaya cetak untuk kartu nama tradisional, kartu nama ini juga bisa Anda manfaatkan untuk promosi. Hal ini tentu bisa membantu Anda menghemat biaya promosi bukan? Jika dibandingkan dengan harus mencetak media promosi lain seperti banner, flyer, dan sebagainya, mencetak kartu nama merupakan salah satu cara menghemat biaya promosi bisnis.
  3. Lebih Mudah Diingat
    Jika dibandingkan kartu nama virtual, memberikan kartu nama yang telah dicetak mempermudah pelanggan untuk mengingat bisnis Anda. Misalnya, dengan membuat desain kartu nama yang sesuai dengan branding perusahaan. Dengan begitu, ketika Anda memberikan kartu nama ke rekan bisnis, mereka akan langsung mengingat bisnis Anda dan mempermudah mereka ketika ingin menghubungi bisnis Anda di kemudian hari.

Selain itu, penerima kartu nama juga tidak perlu khawatir kehilangan data calon rekan bisnisnya karena handphone atau perangkat lainnya hilang atau diretas. Karena mereka masih bisa mencari informasi mengenai rekan bisnis tersebut dengan mudah di tempat kartu nama yang mereka simpan, kapan pun.

Itulah beberapa hal tentang perbedaan kartu nama virtual dan kartu nama tradisional. Setelah melihat kedua perbedaan tersebut, kartu nama apa yang Anda pilih? Keduanya tentu memiliki keuntungan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, alangkah baiknya Anda memanfaatkan kedua kartu nama tersebut untuk menjalankan bisnis secara lebih maksimal.

Untuk membuat kartu nama, kini Anda bisa dengan mudah membuatnya dan mencetaknya secara langsung di kartunama.net. Hanya dengan modal mulai dari Rp17 ribu, Anda sudah bisa mencetak kartu nama bisnis dengan mudah dan cepat. Bukan hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan kartu nama dengan kualitas yang terjamin, sehingga bisnis Anda pun bisa terlihat lebih profesional. Jadi tunggu apalagi? Cetak kartu nama bisnis Anda sekarang juga di kartunama.net!