Menu

kalipengging

on how life is

Unfriend.

Sejak saya membuka akun di Facebook, baru kali ini saya melakukan unfriend ( memutuskan pertemanan) Rupanya saya tidak cukup berjiwa besar untuk menghadapi teman kuliah yang sering menyebarkan berita palsu dan fitnah yang menyebarkan kebencian.  Saya juga tidak bisa menerima omongan “ lho ini kan saya mendukung capres pilihan saya, nanti abis pilpres juga normal lagi Well mungkin saya emang kurang berjiwa besar atau memang mau menghindari aura negatif saja:)

Saya tidak masalah kalau teman saya itu mendukung capres pilihannya. Saya malah senang kalau teman saya itu bisa menunjukan secara positif apa kelebihan capres dia. Tapi yang dia lakukan hanya melempar isu/fitnah kemudian berlagak minta pembuktian dari kubu yang difitnah. Sampai pada malam sebelum pilpres akhirnya saya memutuskan untuk unfriend dia di Facebook. Ingat ya unfriend bukan berarti bermusuhan lho. Bagi saya unfriend berarti saya tidak mau dekat dengan dia karena value kami yang sangat berbeda dan saya tidak ragu untuk menunjukannya. Saya tidak memerlukan aura negatif dalam hidup saya.

Pilpres ini memang menunjukan karakter berbeda dari beberapa orang yang sebelumnya saya pikir saya kenal. Atau juga memang karakter yang muncul saat pilpres ini adalah karakter asli mereka? Wallahu A’lam.

Bagaimana dengan anda? Sudah unfriend gara-gara pilpres ini?

Comments

Agus says:

@andra dan @soegianto, kadang kita perlu lebih tegas dalam penyampaian:)

Soegianto says:

unfollow aja bro :), di fb lebih sensitif

Setuju: di-unfollow saja, ternyata itu gunanya mekanisme follow + unfollow di FB XD

Wrote about it: http://fikrirasyid.com/making-facebook-timeline-fun-again/

Agus says:

Hehehe, pingin tegas ah sesekali haha

Saya sih ga unfriend, cuma unsubscribe feednya ajah 😀

Leave a Reply