Menu

kalipengging

on how life is

Tambah daya listrik.

Kemarin saya memutuskan untuk menambah daya listrik di rumah dari 1300 ke 2200VA. Prosesnya ternyata cukup mudah dan tidak berbelit belit. Lumayan mengesankan untuk sebuah BUMN, mungkin karena dulu “dipegang” pak Dahlan Iskan:)

Prosesnya simpel, cukup lewat telpon ke 123. Setelah terhubung dengan customer service saya di minta menyebutkan nomer meteran listrik (saya menggunakan listrik pulsa), nomer KTP, alamat rumah, serta menyebutkan nominal voucher yang hendak dibeli (minimal Rp 50.000 dan maksimal Rp 1.000.000) Kemudian petugas memberikan nomer registrasi dan total biaya yang bisa dibayarkan lewat ATM BCA dan mengingatkan untuk tidak memberi tips ke petugas PLN yang nanti akan datang.

Setelah itu saya ke ATM BCA, pilih menu pembayaran PLN, pilih NonTaglis, masukan nomer registrasi, dan jumlah yang harus dibayarkan langsung muncul di layar ATM. Persis dengan jumlah yang disebutkan petugas lewat telpon. Saya tidak perlu melakukan konfirmasi pembayaran karena sudah muncul secara otomatis di sistem PLN. Proses penambahan daya maksimal 5 hari, tidak termasuk Sabtu, Minggu dan hari besar.

Untuk biaya total yang saya bayar sekitar Rp 1.181.000 sudah termasuk voucher Rp 500.000 yang saya minta. Jadi biayanya tambah daya sekitar Rp 681.000. Semoga proses pemasangan akan berjalan baik baik saja, dan akan saya update jika ada kejadian “menarik” lainnya.

update: dari proses telpon sampai datang petugas PLN sekitar 4 hari dan tidak ada pungutan lagi, hanya perlu bayar materai Rp 6.000

Comments

allink says:

Kenapa kalau di makassar tambah daya dari 1300va ke 2200 950an termasuk voucher listrik 100.000, kok bisa gitu yach…?

Leave a Reply