Setelah 10 bulan.

Posted by on May 1, 2014

BSD-City-The-Icon2

Jadi sudah 10 bulan terakhir ini saya tinggal di BSD City, di kawasan The Icon tepatnya. Sebagai penghuni baru ada beberapa hal yang ingin saya bagikan. Mungkin bisa berguna untuk sesama penghuni The Icon BSD atau calon penghuni.

  • Akses Internet yang bisa digunakan di The Icon sejauh ini hanya operator GSM, Smartfren dan CepatNet. Hanya saja CepatNet ini tidak mempunyai reputasi sebagai penyedia akses internet yang handal. Moratel sebagai perusahaan induk CepatNet sebenarnya mempunyai Innovate ( Fiber To Home), sayangnya sejauh ini hanya CepatNet yang terpasang di kawasan The Icon. Mungkin Sinarmas Land sebagai pengembang properti baiknya menyadari akses internet yang cepat adalah salah satu kebutuhan dasar rumah tangga sekarang ini. Bisa juga menjadi faktor yang menarik orang untuk tinggal disini. Untuk saya sendiri, saya memakai Smartfren. Tidak terlalu ngebut, tapi lumayan stabil.
  • Ada 3 stasiun kereta didekat The Icon: Rawabuntu, Serpong dan Cisauk. Saya menyarankan untuk naik dari Stasiun Serpong. Anda bisa parkir motor atau mobil anda di Stasiun atau di rumah penduduk sekitar. Hanya perlu 30 menit untuk sampai Tanah Abang.
  • Ada Indomaret, Alfamart, Oenpao, laundry, klinik, apotek dan sedikit tempat makan. Keterbatasan tempat makan ini sering memusingkan saya untuk memilih tempat makan. Saya berharap akan segera ada fasilitas semacam hawker center atau pujasera di kawasan The Icon ini. Mungkin bisa berlokasi di area Icon Centro yang tidak digunakan saat malam? Saya sering iri jika melewati kawasan Anggrek Loka, Nusa Loka, Griya dan Kencana Loka. There are tons of food there, and pretty cheap too. Saya juga sering merasa malas kalau harus menyetir jauh hanya untuk cari makanan. Sebenarnya ada juga beberapa tempat makan didaerah Stasiun Serpong, hanya saja jalanan menuju sana masih rusak dan dilalui truk-truk pasir.
  • Keamanan dan kebersihan di kawasan The Icon lumayan terjaga. Tukang sampah datang tiap 2 hari sekali, begitu juga penyapu jalan. Satpam juga banyak dan sering terlihat mengelilingi komplek. Per Januari 2014 ini ada kenaikan Iuran Pengelolaan Lingkungan dari Rp 1.550 per meter menjadi Rp 2.200. Lumayan tinggi, semoga saja sebanding dengan servis yang kami terima.
  • Sering ada balap liar selepas jam 11 malam. Biasanya berlangsung di area sekitar Prasetya Mulya dan SGU. Jumlahnya belum terlalu meresahkan, semoga BSD sebagai pengembang bisa bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk menghilangkan balap liar ini sebelum mereka membesar.
  • Banyak pasir merah yang berceceran dari truk karena BSD sedang membangun beberapa apartemen, perkantoran dan mal. Untungnya sering ada truk pembersih yang menyiram.

Dari semua poin diatas, saya hanya berharap akan segera ada pusat jajan seperti di Pasar Modern BSD 🙂

This article has 3 comments

  1. Alvin Hermawan Reply

    CepatNet itu masih punya sinarmas, dulu saya juga kerja di sinarmas thamrin internetnya pakai CepatNet/Moratel. Smartfren juga sinarmas punya, jadi gak heran kalau bagus disitu

  2. nisyenisye Reply

    Pak, saya tinggal di caspia, kalo jajan biasanya ke pasmod paramount lewat jalan belakang yg nembus ke gading serpong.
    Btw makasih reviwnya nanti area icon pasti penuh n rame kok kayak nusaloka dkk

    1. kalipengging Reply

      hi mbak, dah settle di Caspia ya, selamat!

      Kalau kita jajan di daerah Anggrek Loka situ atau Pasmod BSD sih, belum pernah ke Gading Serpong, tar kita coba deh, thanks for the heads up:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *