Dear penumpang KRL.

Posted by on December 8, 2013

Penumpang KRL berdesakan setibanya di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (24/6).

Seminggu belakangan hujan deras sering mengganggu perjalanan KRL Jabodetabek yang mengakibatkan kereta telat, penumpang bertumpuk di stasiun dan juga sangat berjubelnya penumpang dalam kereta. Cacian pun berhamburan di Twitter dan media sosial lainnya. Ignasius Jonan, direktur utama PT KAI adalah sasaran utamanya (walau ini mungkin lebih tepat jika ditujukan ke Ignasius Tri Handoyo sebagai direktur utama PT KAI Commuter Jabodetabek yang membawahi KRL Jabodetabek).

Saya sendiri penumpang KRL jurusan Serpong – Tanah Abang. Kereta saya juga kadang lama datangnya. Saya juga sering berdesakan dalam kereta. Memang menyebalkan, tapi saya masih bisa menerima. Mau tahu kenapa?

  • Ada perubahan untuk menjadi lebih baik. Telat dan AC mati kadang masih terjadi. Tapi saya percaya KRL sedang menuju ke arah yang lebih baik. E-ticketing sejauh ini berfungsi dengan baik, peron steril dari kios dan pedagang asongan, tenaga keamanan juga lumayan banyak. PT KAI/KCJ memang sedang berbenah.
  • Murah. Dengan Rp 3.000 saya bisa sampai di Sudirman. Ada yang lebih murah?
  • Cepat. Dalam 30 menit saya bisa sampai Tanah Abang. Ada yang lebih cepat?

Untuk penumpang KRL lainnya, pesan saya hanya satu :

Perubahan itu butuh waktu, jika anda belum bisa membantu setidaknya jangan jadi sumber masalah baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *