Menu

kalipengging

on how life is

Libur Lebaran 2016.

Libur Lebaran tahun ini saya dan keluarga pulang ke rumah orang tua di Pekalongan selama 12 hari. Tidak banyak yang dilakukan di kampung halaman selain makan dan bekerja membantu bisnis orang tua yang selalu ramai menjelang Lebaran.

Selama 12 hari itu saya merasa lebih dekat dengan orang tua saya karena banyaknya percakapan yang kami lakukan. Beragam topik ngalor ngidul kami bicarakan, mulai dari macet arus mudik, bisnis, makanan enak, gosip saudara dan lain-lain.

Bagi saya kesempatan ngobrol dengan orang tua ini lebih berharga dan menarik dibandingkan saya pergi melancong ke tempat-tempat wisata lainnya. Momen kita dengan orang tua tidak akan pernah bisa terulang. Harus dimanfatkan sebaik-baiknya.

Lewat tulisan ini pula saya ingin meminta pengertian kepada istri dan anak saya agar mereka tidak bosan karena kami (akan) selalu pulang ke Pekalongan setiap ada liburan:)

 

Comments

Leony says:

Bersyukurlah, karena ada kampung, jadi punya tujuan jalan-jalan agak jauh minimal 1 kali setahun 🙂

Agus says:

It’s a privillege:)

Leave a Reply