Kenapa BSD City?

Tiap orang pasti ada alasan masing masing kenapa memilih tinggal di suatu daerah dan berikut adalah beberapa alasan kenapa saya memilih tinggal di BSD City, Tangerang Selatan.

  • Daerahnya sudah ramai dan infrastruktur pendukungnya sudah seperti kota mandiri. Mungkin karena itu mereka berani sebut BSD City. Dibandingkan dengan area satelit Jakarta lainnya seperti kota Tangerang, Depok, Bekasi dan Bogor sepertinya BSD ini paling maju dan rapi:)
  • Sekolah Santa Ursula. Saya ingin Liam bersekolah di sekolah Katolik agar menjadi pribadi yang lebih disiplin, sederhana dan meragi bagi lingkungan sekitar dia.
  • Akses ke Jakarta gampang. Ada kereta Commuter Line dan juga bus Trans BSD yang akan membawa saya langsung ke Ratu Plaza (Jurusan lainnya ke Mangga Dua dan Pasar Baru) Tarif kereta CL hanya Rp 3.000 dari stasiun Serpong ke stasiun Sudirman (transit Tanah Abang) dengan waktu tempuh 50 menit. Tarif bus Trans BSD per 2013 ini Rp 14.000 dengan waktu tempuh 60 – 90 menit. Jarak stasiun dan halte bus juga dekat, hanya sekitar 5-10 menit dari rumah.
  • Banyak teman yang sudah tinggal di BSD dan sekitar. Ini lumayan penting sebab bisa mengurangi kerinduan akan Jakarta.
  • Banyak mal dan hypermarket, artinya kebutuhan mendasar seperti makan, pakaian dan hiburan gampang terpenuhi. Apapun yang ada di Jakarta sepertinya (akan) ada di Serpong juga:)
  • Return investasi tinggi. Dalam 3 tahun harga rumah saya naik hampir 3 kali lipat.
  • Sistem cluster, Liam jadi lebih bebas dan aman dalam bermain.

Sekedar tips dari saya, jika sudah bisa memindahkan aktifitas sekeluarga ke pinggiran Jakarta, ya tidak ada salahnya beli rumah di pinggiran Jakarta. Kalau masih harus tergantung ke Jakarta, lebih baik berpikir ulang. Untuk saya, begitu pindah BSD, saya akan jarang (sekali) ke Jakarta. Untungnya bisnis saya bisa dikontrol lewat internet:)

Semoga Juli 2013 ini saya sekeluarga sudah bisa menempati rumah baru kami:)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *