Menu

kalipengging

on how life is

Kembali ke Motorola.

Setelah Galaxy Nexus saya rusak dan butuh Rp 1.4 juta jika ingin diperbaiki akhirnya saya memutuskan untuk mencari Hp baru. Sebenarnya sudah ada beberapa model yang menarik perhatian saya. Nexus 5, Xiaomi Mi3 dan Motorola X adalah 3 kandidat terkuat dengan Nexus 5 sebagai favorit

Akhir bulan Juli 2014 ini harga Nexus 5 di toko berkisar Rp 4.699.000 – Rp 4.799.000. Mi3 dan Motorola X belum masuk secara resmi di Indonesia, dan saya lumayan pesimis kalau ke 2 hp itu bisa masuk kesini dalam waktu dekat. Karena saya butuh cepat dan dalam semangat berhemat, akhirnya saya memutuskan untuk mencari merek dan seri lainnya.

Ada 2 merek terkuat dalam tahap ini, yaitu Xiaomi Redmi 1s dan Motorola G dan akhirnya saya memilih Motorola G karena:

  • Itu Motorola! Alasan sentimentil ini cukup mempengaruhi proses pemilihan hp kali ini.
  • Tidak ada backlit di Redmi 1s untuk 3 tombol dibawah. Hal ini memang sepele, tapi sangat mengganggu saya. Sepertinya kebanyakan hp Made in China banyak yang tidak memiliki backlit untuk tombol-tombol dibawah.
  • Redmi 1s tidak bisa memindahkan data aplikasi ke external storage/SD card kecuali mungkin di root terlebih dahulu. Ini adalah hal yang sangat menyebalkan.
  • Build quality Moto G yang sangat bagus untuk hp dengan rentang harga 2 jutaan. Spesifikasinya pun tidak terlalu jelek, cukup untuk memenuhi kebutuhan saya yang bukan penggemar game.

Setelah 3 hari menggunakan Moto G, ini adalah kesan saya:

  • Layarnya jernih dan responsif. Resolusi 329 ppi dalam layar 4.5 inchi ini sangat bersahabat dengan mata tua saya. Sebagai perbandingan iPhone 5S menggunakan layar 4 inchi dengan 326 ppi.  Untuk harga hanya 1/4 dari iPhone 5s, layar Moto G adalah pilihan terbaik:)
  • Kokoh dan pemilihan material yang berkualitas khas Motorola. Catatan kecil adalah material bagian belakang Moto G ini (terbuat dari karet halus) sedikit licin, hati-hatilah saat menggenggamnya.
  • Suara speaker yang lumayan kencang. Jauh lebih kencang dibanding Galaxy Nexus.
  • Prosesor Quad Core Qualcom 1,2 Ghz nya lumayan responsive.
  • Baterai bertahan sekitar 20 jam dengan pemakaian normal seperti email dan media sosial lainnya.
  • Hasil kamera untuk outdoor tidak ada masalah. Untuk indoor kurang bagus.
  • Feature data pada ke 2 SIM Card bisa menyala bergantian.

mtg

Saya sangat terkesan dengan produk ini. Dengan harga 2 juta dan kualitas material yang berkelas,  it’s definitely a steal. Hal ini membuat saya berpikir kenapa banyak merek lain yang menjual hp dengan harga diatas 6 atau 7 juta rupiah. Dan kenapa ada orang yang mau membelinya dengan harga yang begitu mahal.

Sebagai informasi tambahan, produk ini masuk secara resmi ke Indonesia melalui Lazada. Silakan dicek ke situs bersangkutan untuk melakukan pembelian.

Post ini akan saya update setelah saya memakai Moto G lebih lama. Semoga hanya kabar baik yang akan saya tulis nantinya:)

Update:

  • OS Android KitKat 4.4.4 sudah tersedia untuk Motorola G.
  • GPS Lockingnya lebih cepat dibanding Galaxy Nexus.
  • Wifi kadang suka terputus sendiri.
  • Layar sentuhnya tidak seresponsive Galaxy Nexus.

 

 

 

 

Comments

jakas says:

Itu beli di lazada moto g nya?
Cra belanja nya gmana? Minta pencerahan.

Leave a Reply