Menu

kalipengging

on how life is

Biaya hidup.

Anda baru menikah?

Selamat, anda telah berhasil melewati salah satu peristiwa yang paling banyak menghabiskan uang. Jaman sekarang ini banyak orang yang menunda menikah karena pertimbangan biaya yang harus dikeluarkan, dari biaya resepsi sampai biaya-biaya pranikah. Jadi selamat sekali lagi karena anda sudah berhasil melewatinya:) Tapi biaya resepsi hanyalah permulaan dari biaya-biaya lainnya. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya sendiri, ada beberapa biaya lainnya yang cukup mengiris hati :

  • Biaya memiliki rumah. Uang muka KPR untuk rumah diatas 70m2 sekarang 30%. Jadi jika rumah idaman anda berharga sekitar 500 juta, anda harus mempunyai dana awal minimal 180 juta (termasuk biaya surat-surat rumah)
  • Biaya renovasi rumah. Walaupun anda membeli rumah baru, akan selalu ada bagian yang ingin anda renovasi. Biaya renovasi ini tergantung, tapi biayanya berkisar 2-3 juta per meter untuk material standar.
  • Biaya mengisi rumah. Mulai dari perabotan kamar tidur, perabotan dapur dan perabotan ruang keluarga/tamu. Juga ada peralatan elektronik seperti AC, TV, kulkas  dan mesin cuci yang harus anda beli.
  • Biaya kelahiran anak. Siapkan dana kelahiran dalam skema lahir secara operasi caesar karena ini lebih mahal daripada persalinan normal.
  • Biaya uang pangkal sekolah. Dengan asumsi kenaikan uang pangkal minimal 10% per tahun, besaran biaya ini bisa lumayan mengejutkan. Terutama jika anda berencana menyekolahkan anak anda di sekolah favorit.
  • Biaya beli mobil (opsional). Jika anda bisa mengandalkan kendaraan umum untuk kebutuhan transportasi anda, anda termasuk orang yang beruntung karena tidak perlu memikirkan biaya-biaya mobil.

Selain biaya-biaya diatas, anda juga harus memikirkan biaya harian seperti:

  • Tagihan listrik, air, iuran kebersihan dan keamanan. Jika anda tinggal di apartemen, biaya ini akan lebih tinggi dibandingkan tinggal di perumahan biasa.
  • Biaya transportasi seperti bensin, tol dan servis mobil.
  • Tagihan internet dan pulsa.
  • Biaya makan harian. Ini adalah komponen biaya hidup yang besar tapi tidak terasa. Anda harus extra hati-hati untuk perencanaan biaya makan harian ini.

Jika anda sudah mempunyai anak, biaya-biaya diatas tersebut akan membesar dan ditambah lagi dengan biaya-biaya semacam uang sekolah, uang les, biaya kesehatan dan juga biaya rekreasi mingguan seperti ke mal, atau biaya membeli mainan. Jika anda masih memiliki orang tua, pasti anda juga ingin menyisihkan sebagian pendapatan anda buat mereka juga kan?

Uang memang bukan sumber kebahagiaan, tetapi jika tidak bisa membayar tagihan, hidup kita pasti tidak bahagia.  Mari manfaatkan sebaik-baiknya uang yang kita dapat dengan susah payah.

Punya tips bagaimana cara memanfaatkan uang sebaik-baiknya? Yuk kita diskusikan:)

Comments

Terima kasih info tentang ini sangat bermanfaat.
Semoga website ini terus menyajikan info yang menarik dan bermanfaat bagi pengunjung dan pembaca.

Caspia says:

Iya betul, harus dipikirikan setiap aspeknya. Btw pak bahas ttg biaya sekolah sanur dong, tertarik nih utk masukin ponakan ksana. Btw, sekolah sekitar bsd yg ga mahal apa ya? Tapi blom punya ktp nih…

Imamudin says:

manajemen keuangan terbaik bagi saya: banyak sedekah…. itu saja,, karena sesuai janji Allah SWT, maka DIA akan menggantinya dengan jumlah yang berlipat dan pastinya barokah

Agus says:

Betul pak, sedekah akan mendatangkan kedamaian dalam hati, jadi lebih tenang dalam mencari nafkah:)

nyasar ke sini dari lapak sebelah, baru nikah beberapa bulan sih dan belum punya anak 😀

wikupedia says:

jual saham startup!! *eh

Agus says:

hehe, gampangan cari VC keknya haha

lynxluna says:

setuju! *eh*

Prowrite says:

20jt minimal tiap bulan hangus kalo udah punya rumah, mobil dan anak 1 or 2, sudah disurvey ke beberapa keluarga, kurang lebih sama segitu

20 jt / bulan? Ini di jakarta? 😐

Dulu (3 taunan lalu) nyokap pernah bilang kalo angkanya ada di 10jt per bulan (asumsi gaya hidup sederhana, tiga anak, di bandung). Bedanya 2 kali lipat begini 😐

Agus says:

1 anak aja 10 juta perbulan sih bisa lho. Itu kalau sekolahnya swasta dan ikut les ya hehe. Makanya punya anak ini mahal sekarang, gak bisa hanya berdasar pada omongan tiap anak ada rejekinya:)

Leave a Reply