Asuransi kesehatan.

mediplus-logoSekitar 3 minggu lalu, perut saya mengalami kolik. Lumayan sakit dan prosesnya berlangsung sekitar 3 jam, sampai pada akhirnya saya bawa ke RS EKA di BSD. Setiba di IGD, dokter jaga menyuntikan Buscopan untuk meredakan nyeri.  Karena rasa nyerinya tidak berkurang, setelah setengah jam akhirnya dokter menyuntikan Ketorolac untuk mengurangi sakit. Ajaib, dalam 10 menit perut saya langsung merasa mendingan. Setelah di tes darah dan urine dokter mengatakan kepada saya kalau ada sedikit darah di urine saya, kemungkinan penyebabnya adalah infeksi saluran kemih, yang bisa juga disebabkan oleh adanya batu di ginjal saya. Setelah beristirahat sebentar di IGD akhirnya saya pulang. Biayanya yang saya keluarkan di pagi dinihari itu Rp 945.000.

Karena dokter mengatakan ada kemungkinan batu ginjal, saya mulai mencari informasi di internet tentang apa itu batu ginjal dan bagaimana cara perawatannya. Banyak penyebab adanya batu ginjal, pola makan dan kurang minum air putih adalah dua penyebab utamanya. Jika batu ginjalnya masih berukuran dibawah 5mm, biasanya masih bisa keluar lewat kencing setelah kita rutin minum air putih dan dibantu dengan obat. Jika sudah lebih dari 5mm, biasanya bisa dilakukan bedah ringan atau mengunakan metode ESWL ( batu ditembak dengan getaran sinar x)

Mulailah saya mencari alternatif dimana saya akan berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk tindakan medis selanjutnya. Sebelum itu, saya juga sudah konsultasi dengan penyedia asuransi yang saya pakai selama ini, sayangnya konsultasi dokter tidak dijamin oleh asuransi. Operasi ESWL pun belum tentu akan dijamin semuanya. Saya kecewa, akhirnya saya mencari penyedia asuransi lain. Dan ternyata solusinya ada di tetangga saya:)

Sejak tahun lalu, tetangga saya sudah menawarkan asuransi kesehatan dari kantor dia. Hanya saja saya belum tertarik karena merasa masih sehat. Ini sebenarnya poin penting, uruslah asuransi kesehatan anda semasa anda masih sehat karena keadaan akan menjadi 2 kali lebih rumit jika anda membutuhkannya mendadak.  Entah itu asuransi swasta ataupun asuransi dari pemerintah, BPJS.

Akhirnya saya membuka website Mediplus, saya telusuri semua infonya sampai akhirnya saya langsung melakukan pembelian polis di website mereka langsung. Setelah melakukan pembayaran, saat itu juga file pdf untuk polis dan kartu asuransi masuk ke email saya. Lumayan mengagetkan untuk saya karena sistem mereka ternyata sudah berjalan dengan sempurna.

Beberapa alasan kenapa saya langsung beli asuransi Mediplus:

  1. Harganya terjangkau. Dengan bayar 7 juta setahun, saya, istri dan anak sudah mendapatkan asuransi kesehatan yang cukup komprehensif.
  2. Rawat jalan dijamin sesuai tagihan. Hal ini yang sulit saya temukan saat saya mencari asuransi kesehatan. Mungkin ada beberapa asuransi yang menawarkan, tapi biasanya hanya berlaku untuk karyawan perusahaan, bukan untuk pelanggan individu.
  3. Biaya konsultasi dokter, scan dan ESWL dijamin semuanya.
  4. Rumah sakit rekanan mereka adalah rumah sakit yang modern dan bagus. Dalam kasus ini saya berobat ke RS Bethsaida di Gading Serpong.

Setelah saya sekeluarga terdaftar, besoknya saya langsung menggunakannya di RS Bethsaida. Saya konsultasi ke dokter umum, sedangkan Liam anak saya konsultasi ke Dokter Spesialis Anak. Prosedurnya adalah pas kita sampai di RS rekanan, kita menuju counter Mediplus. Counter ini selalu ada kok di tiap RS rekanan, hanya saja mereka cuma sampai jam 17.00 tiap harinya. Jika counter sudah tutup, ada staf admin RS rekanan yang siap membantu pendaftaran. Jangan lupa menyebutkan kalau kita adalah pengguna Mediplus. Counter Mediplus atau staf admin lainnya akan memberitahu kita dokter mana yang menjadi rekanan Mediplus, jadi tidak semua dokter di RS rekanan adalah rekanan Mediplus. Siapa saja dokternya bisa dicek disini.

IMG_20150211_191046

Saya tinggal ikutin prosedur RS seperti biasanya, tidak ada pembedaan kita pasien membayar sendiri ataupun pasien pengguna asuransi. Setelah konsultasi dokter umum, saya dirujuk ke dokter spesialis (rekanan Mediplus juga) untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saya tidak diberikan obat apapun karena memang tidak dibutuhkan. Untuk Liam, DSA nya memberikan beberapa jenis obat. Kami tidak mengeluarkan biaya apapun di RS Bethsaida.

Dua hari kemudian saya mendatangi dokter spesialis rujukan. Setelah di USG, dokter menyarankan saya untuk CT scan bagian perut saya agar hasilnya lebih jelas. Dokter memberikan surat pengantar untuk bagian Radiologi dan lab untuk tes darah. Untuk konsultasi dokter spesialis ini saya juga tidak mengeluarkan biaya sedikitpun.

Akhir pekan itu saya akhirnya kembali ke RS Bethsaida untuk tes darah dan CT Scan. Puji Tuhan, hasil scan mengatakan kalau batu sudah hilang dari ginjal saya. Ada kemungkinan kalau batu tersebut sudah hancur oleh uretra pada saat saya mengalami kolik. Kedua ginjal juga dalam kondisi dan posisi yang baik, dan semuanya normal-normal saja. Dokter hanya memberikan obat untuk menurunkan asam urat saya yang sedikit diatas normal (7.2) Biaya tes darah,  CT scan dan konsultasi dokter spesialis adalah Rp 4.150.000 dan semuanya dijaminkan oleh Mediplus.

Saya pribadi lumayan terkesan dengan asuransi Mediplus ini, sehingga saya merasa produk ini sebaiknya diketahui oleh lebih banyak orang.  Jaman sekarang ini sepertinya orang lebih takut sakit daripada mati:)

Ada beberapa poin saya untuk Mediplus ini:

  • Jika ingin dijamin 100%, lakukan semua sesuai prosedur mereka. Dimulai dari pemilihan RS, kamar, dokter dan obat. Tentu kita bisa memilih kelas kamar ataupun obatnya, hanya saja kita harus membayar kelebihannya sendiri ke RS. Untuk obat, asuransi sudah mempunya daftar acuan obatnya, kebanyakan obat generik tapi dalam kasus Liam, dia mendapat 3 jenis obat paten.
  • Mediplus ini seperti versi premium dari BPJS, semua ditanggung asal dalam koridornya.
  • Sebelum datang ke RS rekanan, sebaiknya kita menelpon ke counter Mediplus di RS tersebut, agar mereka bisa memesankan dokter untuk kita.
  • Simpan selalu file kartu asuransi Mediplus di HP anda, atau anda juga bisa mencetaknya di percetakan terdekat.
  • Semoga Mediplus bisa menambah lagi jumlah RS rekanan sehingga makin banyak pilihan untuk pelanggan.

Anda sudah punya  cerita tentang asuransi kesehatan anda? Silakan berbagi:)

Cerita lainnya tentang Mediplus.

Update:

  • Per Juli 2016 Mediplus sudah tiap menerima pendaftaran peserta baru lagi.
  • Per November 2016 saya mendapatkan SMS dari Mediplus yang berisi informasi bahwa layanan ini akan ditutup per Juli tahun 2017.

29 thoughts on “Asuransi kesehatan.

  1. Sayang sekali Mediplus sudah tidak diperpanjang lagi atau akan dihapus. Informasi yang saya dapat: Saat ini tinggal melayani peserta yang sudah terdaftar hingga Agustus 2017.

  2. Pak Agus warga The Icon ya? sy Frida Pak kenalkan…sy juga warga Icon, soalnya sy sering liat Bapak hehe…
    Pak sy mau tny2 ttg Mediplus dan bgmna daftar nya? buat sy sekeluarga dan ayah sy diluar pulau.
    boleh tau no wa nya?
    klo bapak tdk keberatan…boleh sy tny via wa? spy lbh cepat…tku

    1. Hi bu, betul saya tinggal di Icon:)

      Untuk Mediplus luar pulau, harus dicek lagi apakah ada jaringan RS Siloam/RS lain yg bekerjasama dengan Mediplus di area tersebut bu.

      Bisa dicek di mediplus.co.id.

      Atau bisa email saya di kalipengging@gmail.com untuk pertanyaannya bu, thanks:)

  3. Pa agus itu kepesertaannya gmna?hanya satu tahun? Dua tahun? Atau ada kontrak berapa tahun?maaf nih awam soal asuransi.

    1. Dari pertama sih udah ok pak. Saya biasanya ke Siloam Karawaci karena service dan farmasi mereka lebih cepat, pilihan dokter juga lebih banyak:)

  4. Broo agus thanks atas info2 nya sangat berguna..sy rencana ingin pakai mediplus insurance,
    Jadi kalo kita sakit cukup tunjukkan file pdf aja yahh..ibaratnya medical card nya,kalo kita yg bayar dlu kan ribet tuh reimburstment lg…

    Sayangnya link rmh skt nya msh sedikit yah,sy tinggal di bsd..eka hospital ato omni alam sutra ga ikut kerjasama..

  5. Semoga bapak sudah mengetahui juga kalau sakit kritis seperti jantung, kanker dan banyak penyakit lain dicover hanya max 60% dari kwitansi atau max 30 juta/thn saja. Pilihan dokternya pun cukup terbatas, dimana kebanyakan berisi dokter2 muda. Untuk ket sakit yg saya sebutkan tadi, ada di website mediplusnya di bagian Produk dan info lain. Overall untuk rawat jalan mungkin mungkin bisa dijadikan acuan, meski saya pribadi lebih memilih BPJS dan rawat inap menggunakan Asuransi swasta yg tidak dilimit / sesuai tagihan

    1. Betul pak, info itu sudah saya dapet sebelumnya. Kebetulan tetangga sebelah rumah kerja di Mediplus ini:)

      Untuk dokter muda, saya gak ada keberatan sih, soalnya kalau gak percaya susah juga kita nantinya, harus selalu nyari dokter dokter senior:)

      Oya pak, obatnyapun generik pak ( kalau ada) bukan obat paten.

      Saya juga pakai BPJS kok, hanya saja males banget kalau mau dapet obat batuk harus ngantri berjam-jam dulu atau dateng pagian. Biarlah BPJS saya pakai buat penyakit kritis yang tidak di cover oleh Mediplus:)

  6. Terima kasih sharingnya Pak Agus.
    Saya sedang memilih asuransi yang mengcover juga rawat jalan, dan tertarik dengan mediplus ini. Tapi minim testimoninya,
    Sepertinya saya juga akan mengambil asuransi mediplus ini asuransi kesehatan saya dan suami.

    1. Sy lbh setuju dgn bapak stephanus. Mnr sy lbh baik asuransi kesehatan yg meng-cover sesuai tagihan, tapi dgn unit link. Karena kalau dengan unit link, jangka panjangnya (>10-20th) lebih murah dibandingkan asuransi tradisional yg semakin tua semakin mahal. Disamping itu persh asuransi tidak mudah membatalkan polis kita karena terikat kontrak, sedangkan di asuransi tradisional tidak ada jaminan perpanjangan apalagi bila sdh pernah ada claim.

      1. Untuk asuransi saya tidak pernah satukan dengan investasi pak, acquisition costnya terlalu tinggi kalau buat saya. Kalau gak salah produk unit link baru bisa kita rasakan investasinya di tahun ke 6 ya? 🙂

        Untuk asuransi term life ada juga yg guaranteed renewable kok pak, harus rajin rajin baca polis aja, soalnya agen hanya omongin yg manis manis aja seringnya:)

  7. ooh mediplus bisa di Bethsaida juga ya 🙂 Saya kira hanya di Siloam or RS Lippo group saja.
    Untuk dokternya apakah bisa kita pilih, atau “dipilihkan” oleh petugas di counter Mediplus?
    Nampaknya lumayan menguntungkan krn bisa untuk rawat jalan, sedangkan sebagian besar asuransi hanya meng cover rawat inap saja (itu pun harus rawat inap lebih dari 1 hari).

  8. pak, saya tertarik dengan mediplus ini..
    sistemnya kalau tidak reimburse bagaimana ya? apakah sistem cashless dgn kartu?

    1. iya bu, cukup tunjukin file pdf kartu Mediplus dihape kita. Kalau saya sih file pdf nya saya cetak jadiin ID Card, cuman 15rb:)

      Asal semua dalam koridor mereka, semuanya ditanggung kok. Mirip BPJS cara kerjanya:)

  9. Ibu saya pernah laser tembak batu ginjal dicover Askes .

    Klo bisa kurangi soda n minuman berwarna, banyak air putih

    Btw saya blom punya asuransi kesehatan karena masih di tanggung perusahaan 100%

    Ada alasan kah knp milih mediplus dibanding prudential/Axa/manulife Pak?

    1. Hi Fero, saya sebenernya jarang banget minum soda lho, kayaknya air putih yg kurang banyak. Banyak minum teh juga soalnya dari dulu:)

      Alasan pilih Mediplus dibanding yg lain karena :

      1. Instant approval, no medical check needed.
      2. Reasonable pricing, masih terjangkau lah hehe
      3. Jaringan RS nya bagus-bagus.
      4. Pembayaran bisa cicilan 0% pakai kartu kredit
      5. Yang punya produk Mediplus, tetangga sebelah rumah saya:)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *